Perbandingan Investasi Cryptocurrency Saham


bitcoin saham


Pada dasarnya investasi adalah mengelola dengan cara meyetok barang atau uang untuk hasil kedapannya mendapatkan hasil yang lebih.

Ada dua investasi yang perlu anda ketahui.
Investasi menunggu hasil penjualan naik, dan
Investasi dividen atau bunga pendapatan

Baca juga :
Persamaan saham forex dan bitcoin

Perbandingan investasi antara Cryptocurrency dan Saham

Kegunaan
Saham tidak dapat untuk membeli barang dan jasa secara langsung ataupun instan, sedangkan coin bisa dapat di gunakan untuk membeli barang real maupun digital, sesuai kebutuhan

Jumlah saham Dan coin yang beredar
Jumlah saham yang beredar tidak dapat di pastikan di masa depan tergantung dari aksi korporasi, seperti stock split atau penerbitan saham baru, tapi berbeda dengan cryptocurrency, yang jumlah total coin terbatas, misal seperti Bitcoin hanya ada 21 juta coin

Teknik analisa
Saham menggunakan teknikal fundamental dan teknikal, sedangkan coin lebih condong menggunakan analisis teknikal

Privasi
Identitas pemilik saham tercatat dalam setiap transaksi, sedangkan coin hanya tercatat alamat atau address pengirim dan penerima, dan identitas semi anonimous

Volatilitas harga
Harga cryptocurrency lebih flugatif daripada saham

Bursa efek atau kendali pemerintah
Dalam hal ini saham di atur menurut pemerintah atau perusahaan yang menerbitkan saham, dengan ini berhak menghentikan perdagangan jika melanggar aturan.
Perdagangan mata uang digital tidak di kendalikan siapapun

Dividen
Saham memberikan dividen atau bungan (walaupun banyak juga tidak membagikan).
Mata uang digital pada umumnya tidak memberikan dividen.
Tapi semakin berkembangnya teknologi dan cara cepat menghasilkan, banyak crypto yang menerapkan seperti saham dengan sistem POS ( Proof of Stake ) di bayar beberapa persen dan nominal simpanan coin yang di taruh di wallet, tergantung kebijakan tiap coin.
Seperti reddcoin, Dash, NEO yang memberikan GAS seperti dividen dan masih banyak yang lainnya.

Nilai intrinsik
Saham mempunyai nilai intrinsik yaitu presen value dari estimasi seluruh arus kas bebas perusahaan di masa depan.
Mata uang digital tidak memiliki nilai intrinsik (dari sudut pandang keuangan), nilai coin di pengaruhi akan harapan, nilai coin itu di masa depan.

di kutip dari sumber : kubisnis.com

2021 Prediksi Pengguna Bitcoin 200 Juta

 2021 Prediksi Pengguna Bitcoin 200 Juta

mata uang digital

Melihat potensi Bitcoin semakin hari semakin menunjukkan kenaikannya dan para investor sudah memulai melirik mata uang digital atau Bitcoin ini, para pengamat mulai memprediksi kurun waktu 7 tahun dari sekarang Bitcoin akan mengalami kenaikan pengguna yang signifikan.
Jika Bitcoin mempertahankan stabilitasnya pada tahun 2021 mungkin akan ada 200 pengguna aktif di dunia Bitcoin.

Sebuah studi Cambridge yang di lakukan oleh Dr. Garrick Hilleman dan Michel Rauchs pada tahun lalu bulan Maret 2017 mengungkapkan bahwa jumlah pengguna aktif dompet Bitcoin berada pada kisaran 2.9 Juta dan 5.8 Juta. Namun sejak saat itu di banding valuasi pasar dan harga Bitcoin telah berkembang dengan pesat.
Coinbase sendiri platform dompet serta xchanger Bitcoin sendiri yang terbesar di pasar Bitcoin saat ini melayani lebih dari 13 Juta pengguna pada bulan November tahun lalu.

Pertukaran regional pertama yang di miliki Negara Jepang Bitaverer atau Bithumb milik Korea Selatan juga memiliki hampir satu juta pengguna di masing-masing platform dan untuk lokal vip bitcoin Indonesia sejak artikel ini di tulis 2 Februari 2018 pengguna sudah lebih dari satu juta.

Penyebab Adopsi Mainstram Bitcoin

Dengan pengguna 200 juta Bitcoin aktif, Bitcoin akan menembus pasar mainstream dan sebagian investor dan konsumen kasual akan menggunakan Bitcoin akan menjadi tolak ukur mata uang digital yang kuat.
Peluncuran futures Bitcoin oleh CBOE dan CME pada pertengan Desember tahun lalu akan mendorong adopsi Bitcoin di pasar keuangan tradisional, diantara investor istitutsional bersekala besar. Pedangan eceran, hedge found, dan perusahaan investasi, seiring puluhan uang miliar institusional beralih ke pasar Bitcoin, konsumen kasual dan investor akan mengikuti dan menciptakan efek domino.

Kemudian akan lebih banyak lembaga keuangan dan penyedia layanan keuangan dan platform fintech akan menyediakan layanan seputar Bitcoin, meningkatkan penggunaan dan likuiditas Bitcoin.

Setelah penyedia layan pertukaran Bitcoin mengintegrasiakn layanan mereka dengan Bitcoin, mala lebih banyak pengguan akan dapat memanfaatkan Bitcoin secara mudah.

Di kutip dari sumber :
Duniafintech

Tujuan Bitcoin Gold BTG

 Tujuan Terciptanya Bitcoin Gold BTG

btg

Bitcoin Gold adalah perpecahan dari bitcoin pada bulang agustus 2017 untuk ke dua kalinya setelah Bitcoin Cash.
Seperti sebelumnya perpecahan yang di namakan "fork". Setiap perpecahan menimbulkan dampak tertentu, penciptaan bitcoin cash di maksudkan untuk solusi mengatasi bitcoin yang tingkat kapasitas nya semakin besar.

Sebelumnya sudah kami jelaskan tentang bitcoin gold, kali aku berkesempatan lagi memabahas lanjutan bitcoin gold, kali yang di bahas adalah tujuan bitcoin gold

Bagaimana dengan bitcoin gold ?
Versi ini memiliki tujuan yang berbeda, yaitu mendesain desentralisasi ulang pengguna bitcoin.

Baca Juga :
Terciptanya Bitcoin Cash
Mengenal Monerocoin
Kelebihan Mata Uang Bitcoin

Jika bitcoin di desain sesuatu yang orang banya bisa, menambang/mining dengan komputer mereka dan bersaing untuk menjadi yang pertama memverifikasi blok transaksi. Tapi sekarang hanya bisa di tambang segelintir orang dengan modal yang besar dan tempat luas untuk menampung alat mining bitcoin tersebut. Ini membuat aktifitas tersebut hanya bisa menguntungkan orang-orang tertentu.

Tapi sementara untuk bitcoin gold ( BTG ), dengan modal yang tidak terlalu mahal bisa mendapatkan untung dengan mining bitcoin gold.

Sistem Bitcoin Gold ( BTG ) menggunakan algoritma block-verification, proof of work yang berbeda, yang ramah dengan jenis pemrosesan atau miningnya bisa menggunakan grafis atau GPU yang bisa di beli oleh orang biasa

Untuk harga BTG sekitar Rp 406.000 per 1 BTG atau setara dengan 0.004 BTC

Di kutip dari sumber
https://www.duniafintech.com/ini-dia-varian-baru-bitcoin-bitcoin-gold

Tentang Bitcoin Gold BTG

 Tentang Bitcoin Gold (BTG)


Setelah Bitcoin mengalami perpecahan pada bulan Agustus menjadi dengan nama Bitcoin Cash (BCH), untuk ke dua kalinya perpecahan kembali terjadi yang memunculkan varian ctpytocurrency baru dengan nama Bitcoin Gold (BTG).

Seperti sesudahnya perpecahan di namai fork, di industri ini menghasilkan dua mata uang. Masing-masing memiliki sejarah transaksi yang sama sampai di titik dua mata uang ini bergerak masing-masing, seperti sebelumnya di saat mengalami perpecahan siapapun yang memegang Bitcoin akan mendapatkan ekuivalen di Bitcoin Gold secara gratis.

Seperti sesusdahnya, setiap perpecahan menimbulkan permasalahan untuk menanggulangi masalah pada Bitcoin itu sendiri di saat penciptaan Bitcoin Cash. Jadi bagaimana dengan Bitcoin Gold? versi baru ini memiliki tujuan yang berbeda, mendesain ulang desentralisasi penggunaan Bitcoin.

Baca Juga:
Tentang Dan Pengertian Bitcoin
Pendiri Bitcoin Satosi Nakamoto

Jika Bitcoin di mulai sesuatu yang banyak orang bisa seperti mining atau menambang dengan komputer dan bersaing untuk yang pertama memecah blok, di mana saat ini semakin tinggi tingkat kesulitan maka alat penambang juga semakin banyak dan hanya segelintir orang sekaran menambang Bitcoin, ini akan menguntung beberapa orang saja dengan modal yang lebih besar, bagaimana dengan modal yang pas-pasan?
maka di ciptakannya Bitcoin Gold, karena tidak perlu alat untuk menambang.

Dengan sistem Bitcoin Gold menggunakan algoritma block verification "proof of work" yang berbeda yang lebih ramah tehadap jenis pemrosesan grafis graphic prosessing unit ( GPU) yang dapat di beli oleh orang biasa dengan harga terjangkau

Di kutip dari sumber :
https://www.duniafintech.com/ini-dia-varian-baru-bitcoin-bitcoin-gold/

Abu Dhabi Regulasi ICO


Beberapa waktu yang lalu pemerintah Abu Dhabi telah merilis panduan baru bagi mereka yang ingin mengatur atau berpartisipasi dalam penawaran coin awal atau di sebut juga Initial Coin Offering ( ICO ).

Otoritas regulasi jasa keuangan Abu Dhabi mengatakan bahwa peraturan tersebut akan di terapkan untuk menegakkan pencucian uang yang ada pada token sales, beberapa produk ico sebagai security tergantung pada susunan dan struktur dasar tiap jenisnya dan sisa dari setiap komuditas.

Seperti meningkatkan jumlah regulator di setiap negara. FSRA mengatakan bahwa mereka akan mempertimbangkan dalam penjualan dan pelepasan tolak ukur berbasis blockchain berdasarkan kasus per kasus.
Sembilan halaman yang di terbitkan terkait regulasi mencakup sebagai contoh : dimana penjualan token akan masuk di bagian bawah atau di luar definisi hukum Abu Dhabi.Cara seperti itu bisa bervariasi dari satu proyek ke proyek lain.

Ricard Teng kepala direktur eksekutif FSRA mengungkapkan pernyataannya bahwa :

Siapaun yang menawarkan nilai nyata ICO ke pasar dan ingin beroperasi sesuai kerangka peraturan kami, harus melibatkan kami lebih awal, untuk memahami wawasan peraturan perundang-undang yang telah berlaku.

Token yang tidak sebagai sekuritas akan di berlakukan sebagai komoditas. Langkah Abu Dhabi ini merupakan langkah awal gambaran semakin meningkatnya eksitensi mata uang digital di dunia nyata.

Di kutip dari sumber :
https://www.duniafintech.com/pemerintahan-abu-dhabi-terbitkan-regulasi-terkait-mata-uang-digital-dan-ico/