Cloud Folding

Gak sadar beberapa tahun yang lalu sampai sekarang masih ramai di google search lebih banyak pencarian seputar Bitcoin. Dan yang paling banyak di cari seputar pertambangan awan atau mining cloud, dan tanpa di sadari blog saya masuk kategori pencarian seputar cloud, tapi lebih ke pencarian seputar eobot, seperti pertanyaan cloud folding artinya, apa itu cloud ceti.

Oke langsung saja saya ringkas penjelasan seputar cloud folding dan cloud ceti yang ada di eobot.
Untuk cloud ceti postingan berikutnya di bahas.

Cloud Folding adalah?

Sama seperti cloud mining, tapi kegunaan cloud folding di tunjukkan untuk berfungsi menambang curecoin. Kalau menambang Bitcoin lebih ke pemecahan algoritma dan mengumpulkan block dan menjadi kesatuan yaitu satosi, dan akhirnya menjadi 1 Bitcoin. Beda dengan cloud folding seperti yang sudah saya jelaskan di atas, di kususkan untuk menambang curecoin, sistemnya untuk penelitian medis untuk membantu ilmwan stamford university mempelajari penyakit Alzheimer, Huntington's, Parkonson dan berbagai jenis kanker.

Baca juga :

Cara Menggunakan eobot
Cara mining di eobot

Untuk lebih jelasnya bisa lihat video youtube di bawah ini cara kerja cloud folding


Untuk penjelasan cara sewa cloud folding dan mendapatkan corecoin sebagai berikut.
Anda harus menyewa cloud folding di bagian menu eobot pilih cloud mining, buy using cryptocurrency dan di situ banyak pilihannya.
untuk durasi penyewaannya hanya 1 tahun.
Dan untuk 1 GHS atau PPD nama cloud foldingnya per hari bisa mendapat 0.00012000 CURE.
Untuk harga Curecoin sekarang 0.00006000 satosi setara $0.59.
Untuk market jual belinya ada di bittrex, dan livecoin.

Pajak Bitcoin

Bitcoin Bisa Di Tarik Pajak Oleh Pemerintah

bitcoin pajak


Walaupun Bitcoin masih belum sah atau legal di Indonesia. Namun Bitcoin berusaha ingin di akui sebagai sebuah produk yang bisa beredar baik di Indonesia.Esitensi Bitcoin ini bisa di capai dengan cara pemerintah menarik pajak.
Setidaknya itulah harapan Oscar Darmawan selaku CEO pertukaran cryptocurrency terbesar di Indonesia, bitcoin.co.id. Belakangan ini Bitcoin di kenal sebagai komoditas digital, bahkan sampai ada yang menyebutkannya sebagai alat tukar digital.

Baca juga:

Perkembangan manfaat Bitcoin
Jeremy Liew masa depan Bitcoin
3 hal yang perlu di ketahui tentang Bitcoin
Perkembangan Bitcoin di Indonesia

Namun sejauh ini pemerintah maupun sektor yang mengelola keuangan BI maupun OJK, belum mau memberi label seperti produk tertentu, bahkan menolak sebagai alat tukar.

Oscar Darmawan, ingin keberadaan Bitcoin di akui pemerintah, soalnya ini menyangkut masyarakat yang melakukan transaksi secara massal, di tambah lagi bitcoin ini bisa di tukar dengan Rupiah.

Keberadaan Bitcoin di Indonesia masih di pertanyakan. Kita masih menunggu ijin dari BI. Bagi kami Bitcoin adalah barang atau komoditas digital. Bitcoin hanya sebagai alat tukar dan komoditas digital, 'kata Oscar Darmawan saat di temui di acara IDC Financial Insights Services Summit, 2014 di Hotel JW Marriot kuningan Jakarta selasa 9/9/2014.

Lebih jauh Oscar mengatakan sudah lebih dulu di ramaikan di negara Singapura sebagai komoditas digital dan bisa di tarik pajaknya.

"yang kita harapkan seperti di Singapura. Pemerintah Singapura memanfaatkan Bitcoin ini untuk mendapatkan pajak transaksinya US$ 500 ribu Bitcoin setiap harinya", ini potensi tinggi ujar dia.

Oscar juga menyebutkan jika transaksi Bitcoin juga memberikan keuntungan layaknya investasi.

Di samakan dengan emas, tapi bukan investasi kalau investasi naik karena performa perusahaan, tapi kalau Bitcoin kesamaannya dengan emas karena punya nilai. Dan permintaannya banyak, barangnya dikit. Yang menentuka nilai Bitcoin, naik atau turun adalah kepercayaan masyarakat, sama halnya seperti emas.

Regulasi tentang Bitcoin di Singapura sudah jelas, karena di Singapura Bitcoin dianggap sebagai komoditas, bukan mata uang, dan Bank Central singapura mengatur ini, maka di berlakukan pajak. Anggap saja sama-sama untung.

Di kutip dari sumber :duniafintech.com

Bitcoin Desentralisasi


myinfobo.com
blog.bitcoin.co.id

Sebelum anda membaca artikel ini mohon di perhatikan, bahwa artikel ini di fokuskan pembahasan ke bitcoin dan bukan lebih ke dalam sudut masalah ekonomi yang lebih mendetail.

Bitcoin adalah sebuah tipe mata uang digital yang di gunakan di luruh dunia tak terkecuali di Indonesia bitcoin di sebagai aset dan di perjual belikan, dan dapat di tukar ke US Dollar seperti mata uang lainnya. Yang membuat menarik dan cepat di terima adalah keunikannya dan fakta keberadaannya melahirkan sebuah sistem baru yang memadukan sistem modern dan tradisional ke dunia kita.

Ada dua perbedaan sistem desentralisasi antara Bitcoin dan mata uang tradisional seperti IDR, Dollar, EURO atau mata uang lainnya. yaitu.

  1. Anonimitas  Orang yang menggunakan Bitcoin menginginkan agar identitas mereka tidak di munculkan, kebalikan dari apa yang biasanya membeli barang komoditas secara online di internet di waktu menggunakan kartu kredit di mana kita memasukkan data kita secara detail personal kita untuk transaksi agar bisa di verifikasi terhadap bank yang kita gunakan.
  2. Desentralisasi : Didalam dunia Bitcoin tidak ada entitas atau lembaga terpusat yang mencetak uang, melainkan uang di cetak oleh pengguna itu sendiri. Inilah sistem baru di dalam Bitcoin yang menyebabkan desentralisasi sendiri.
Desentralisasi

 Untuk memahami sistem keuangan desentralisasi pahami dulu sistem ter-sentralisasi secara informal.
Sistem sentralisasi adalah sistem keuangan yang memiliki otoritas sentral, seperti halnya pemerintah yang mengatur atau bertanggung jawab segalah hal yang menyangkut ekonomi dan mencetak uang. Sebagian dari transaksi keuangan saat ini menggunakan pihak ke tiga seperti bank yang kemudian akan mengaudit dan menyimpan semua detail transaksi untuk proses pendataan dan penyelesaian sengketa dikemudian hari serta proses pengawasan untuk penegakkan hukum.

Di edit dari sumber :duniafintech.com

Regulasi Bitcoin Mencegah Teroris

Badan Penegak Hukum Meregulasi Bitcoin Untuk Mencegah Teroris

myinfobo.com

 

Sejak serangan di Paris pada pada tanggal 16 November 2016 yang di lakukan oleh teroris, Uni Eropa mencari cara untuk membatasi dan penggunaan Bitcoin dengan harapan untuk mencegah adanya teroris yang lain yang menggunakan bitcoin untuk transaksi dan pendanaan yang semi anonims ini.

Berdasarkan penelitian yang mereka lakukan, para regulator menyadari bahwa yang di butuhkan bukan hanya regulasi ketat yang mengatur Bitcoin, melainkan edukasi penyebaran Bitcoin dalam tingkat yang lebih besar.

Tidak ada yang salah dengan Bitcoin " Bitcoin adalah sistem baru financial ", kata Dana Syracuse.Direktur dan anggota dari Anti-money Laundering ( AML ) dan regulatory Compliance Practice di K2 Intelligence.

K2 Intelligence adalah sebuah perusahaan yang menyediakan jasa investigasi dan perlindungan dalam dunia maya. Sebelum bergabung dalam K2 Intelligence, Syracuse adalah pendiri dan pencipta Bitlicence.

Masalah bukan terletak pada Bitcoin, melainkan karena pembatasan penggunaan.para pelaku tindak kriminal dan terorisme sedang menggunakan berbagai macam teknologi untuk transaksi dan menyembunyikan aktifitasnya dari dunia internet. Mereka yang berpaling menggunakan Bitcoin untuk menggunakan teknologi Blockchainnya justru orang-orang yang salah, kata Jason Weistein selaku Direktur Blockchain Alliance.

Yang pada dasarnya Bitcoin bukan sepenuhnya anonim tapi semi anonim yang bisa di lacak keberadaan tranksasinya, walaupun belum sepenuhnya teregulasi oleh pemerintah.
Jadi bitcoin maupun uang tradisional bisa juga di gunakan untuk kebaikan maupun kejahatan.

Di kutip dari sumber : duniafintech.com

3 Hal Yang Perlu Di Ketahui Tentang Bitcoin

3 Hal Terpenting Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Seputar Bitcoin



Transaksi Lebih Cepat Kemana Saja

Keunggulan utama Bitcoin dari pada mata uang biasa adalah kemudahan pengiriman kemana saja di seluruh dunia cepat instan dan biaya rendah.
Manfaatnya akan sangat terasa di wilayah yang aturan transaksinya sangat ketat dan rumit.
Bitcoin juga bisa di gunakan sebagai alternatif sebagai kartu kredit untuk membeli barang secara online.
Bisa anda cek di link situs tempat jual beli barang online lewat bitcoin. Ini tentunya sangat menguntungkan bagi kita yang tidak mempunyai kartu kredit untuk bertransaksi.

Baca Juga:
Perkembangan Manfaat Bitcoin
Bitcoin Mata Uang Jepang

Biaya Lebih Murah Dan Terjamin Keamanannya

Selain membantu kenyaman bertransaksi bitcoin dengan cepat, bitcoin juga menawarkan keamanan yang sangat tinggi, kususnya di negara-negara yang infrastruktur financial kurang stabil.
Tidak dengan bitcoin, karena sifatnya peer to peer. Ini membuat kita tidak perlu kawatir tidak dapat mengakses wallet atau transaksi bitcoin kita.

Kelebihan lainnya adalah biayanya yang sangat rendah dan murah untuk bertransaksi dengan bitcoin antar negara sekalipun.
Bitcoin ada di antara yang cepat tapi mahal, yaitu tranfer antar bank dan murah tapi lambat seperti western union.Silahkan anda pilih yang mana.

Bitcoin Sebagai Alat Tukar Atau Investasi?

Tidak ada yang utama untuk ke duanya sebagai alat tukar atau investasi, semuanya tergantung kebutuhan masing-masing bagi yang menggunakan bitcoin.
Keduanya bisa berjalan beriringan, semakin banyak bertransaksi menggunakan bitcoin semakin tinggi naik harganya. Semakin tinggi harga bitcoin semakin tinggi pula insentif untuk berinvestasi dengan bitcoin,

Tapi perlu di ingat. Berinvestasi dengan bitcoin sangat tinggi pula resikonya, karena sifatnya volatile (berubah dengan cepat) atau fluktuatif harga naik turun yang tidak setabil.

Baca juga:
Bitcoin Beli Villa
Travelling Dengan Bitcoin
Hotel Restoran Menerima Bitcoin

Di kutip dari : Antony Lewis CEO Open Trade Docs
Sumber : Tech In Asia