Regulasi Bitcoin Mencegah Teroris

 

Badan Penegak Hukum Meregulasi Bitcoin Untuk Mencegah Teroris

myinfobo.com

 

Sejak serangan di Paris pada pada tanggal 16 November 2016 yang di lakukan oleh teroris, Uni Eropa mencari cara untuk membatasi dan penggunaan Bitcoin dengan harapan untuk mencegah adanya teroris yang lain yang menggunakan bitcoin untuk transaksi dan pendanaan yang semi anonims ini.

Berdasarkan penelitian yang mereka lakukan, para regulator menyadari bahwa yang di butuhkan bukan hanya regulasi ketat yang mengatur Bitcoin, melainkan edukasi penyebaran Bitcoin dalam tingkat yang lebih besar.

Tidak ada yang salah dengan Bitcoin " Bitcoin adalah sistem baru financial ", kata Dana Syracuse.Direktur dan anggota dari Anti-money Laundering ( AML ) dan regulatory Compliance Practice di K2 Intelligence.

K2 Intelligence adalah sebuah perusahaan yang menyediakan jasa investigasi dan perlindungan dalam dunia maya. Sebelum bergabung dalam K2 Intelligence, Syracuse adalah pendiri dan pencipta Bitlicence.

Masalah bukan terletak pada Bitcoin, melainkan karena pembatasan penggunaan.para pelaku tindak kriminal dan terorisme sedang menggunakan berbagai macam teknologi untuk transaksi dan menyembunyikan aktifitasnya dari dunia internet. Mereka yang berpaling menggunakan Bitcoin untuk menggunakan teknologi Blockchainnya justru orang-orang yang salah, kata Jason Weistein selaku Direktur Blockchain Alliance.

Yang pada dasarnya Bitcoin bukan sepenuhnya anonim tapi semi anonim yang bisa di lacak keberadaan tranksasinya, walaupun belum sepenuhnya teregulasi oleh pemerintah.
Jadi bitcoin maupun uang tradisional bisa juga di gunakan untuk kebaikan maupun kejahatan.

Di kutip dari sumber : duniafintech.com

No comments:
Write komentar

Maaf saat komentar dilarang nyepam dan memakai link aktif
dan jika mau copas cantumin link sumber

Terimakasih