Era Mata Uang Digital

cryptocurrency


Bitcoin pertama kali di temukan oleh Satoshi Nakamoto, dan hingga saat ini siapa sosok sipenemu itu sampai sekarang masih misterius, tapi penemuannya menunjukan era kemajuan dunia digital yang semakin populer di masyarakat saat ini.

Bitcoin yang bersifat terdesentralisasi dan terenkripsi memungkinkan setiap transaksi yang tidak tergantung oleh pihak ke tiga sehingga lebih efisien.
Pertanyataan itu di perkuat oleh Oscar Darmawan selaku CEO vip Bitcoin Indonesia yang mengatakan bahwa :

Sistem keuangan yang di kendalikan secara terpusat menimbulkan masalah yang cukup rawan, misalnya melalui federasi reserve bank central bank central Amerika Serikat tersebut di antaranya ada isu hack apabila satu sistem tersentral di hack, maka akan terjadi semua sistem menjadi down. Sementara untuk sistem desentralisasi, agar semua bisa di hack total sistemnya minimal yang harus di hack separuhnya.

 Bitcoin yang berjalan tanpa adanya pengaruh dari pemerintah atau lembaga keuangan manapun, sering pula disebut bagi mereka yang tidak mempunya akses dari perbankan, karena terkendala pemenuhan administrasi di bank yang di rasa sulit. Namun dengan menggunakan teknologi Bitcoin memungkinkan siapa saja dapat menerima dan mengirim uang di mana saja dengan mudah. Mata uang virtual bisa di katakan anugerah bagi mereka yang mengetahui potensi dan manfaatnya. Bahkan Bitcoin tidak di pengaruhi inflasi karena tidak di atur oleh pemerintah atau lembaga manapun.

BACA JUGA :
Kelebihan Mata Uang Bitcoin
Pengertian Cryptocurrency\
Pengertian Cryptocurrency

Kebijakan pemerintah terkadang terkadang membuat masyarakat  yang mengalami keadaan yang tidak memungkinkan harus mencari jalan keluar dalam mempertahankan hidup mereka.Seperti yang terjadi di India, masyarakat yang terkait masalah demonitasi yang membuat penduduknya beralih mencari finansial yang bisa di lakukan dengan cara menambang Bitcoin demi mendapatkan makanan.

Di kutip dari sumber :
https://www.duniafintech.com/menapaki-era-mata-uang-digital-mata-uang-masa-kini/

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter