Hubungan Stablecoin Dengan Aset Crypto

 Hubungan Stablecoin Dengan Aset Crypto

shutterstock

 

 Para penggemar crypto pasti tidak asing dengan namanya stable coin, ini bukan sejenis nama coin baru, tapi lebih tepatnya coin atau crypto dengan nilai yang setabil seperti halnya mata uang konvesional.

Stable coin merupakan nilai aset yang berpatokan kepada benda fisik, seperti uang, emas, tembaga yang bersifat global.

Dengan hadirnya stable coin ini lebih bertujuan untuk meningkatkan kemudahan meminimalisir harga fluktuatif yang rendah untuk bertransaksi.

Coin seperti bitcoin, eth, bch, dan lainnya sangat fluktuatif dengan harga yang cenderung tidak stabil.

maka stable coin hadir untuk menggenapi coin seperti itu.

Misal jika bertransaksi bitcoin 10 dollar hari, besoknya harga menjadi 9 dollar, ini sangat menyusahkan untuk menentukan nilainya.

Maka dengan adanya stable coin ini cocok untuk bertransaksi setiap hari tanpa perlu ragu dengan perubahan harga yang drastis.


Coin apa saja menggunakan sistem stable atau setabil

  • Tether USDT
  • USDCoin
  • TrueUSD TUSD
  • BinanceUSD BUSD
  • Paxos PAX
  • IDK
  • IDRT

Dan masih banyak yang lainnya

Kelebihan stablecoin tidak terikat dengan central bank, sangat cocok untuk transaksi sehari-hari, biaya sangat rendah dan tranksi sangat cepat hanya membutuhkan beberapa menit saja.

 

Kekurangan stablecoin tidak cocok untuk trading, karena pergerakan harganya tidak terlalu tinggi, karena harganya hanya berpatok pada usd atau uang konvesional dan emas yang bersifat fisik

Newest Older

Related Posts

There is no other posts in this category.

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter